Monday, March 17, 2014

Aronian and Kramnik behind Anand - Rd 4 Candidates Tournament 2014

Two decisive games on 2014 FIDE Candidates tournament round 4. Levon Aronian finished off Peter Svidler who defensive through-out the game but then exhausted. Aronian's dangerous passed pawn was to much in this 2R+B endgame fight. Aronian is now tailing behind the leader Anand. In which, Anand vs Kramnik was a quick draw. Anand surprised by Kramnik choices of Vienna variation in the QGD. On the Karjakin vs Topalov the game reach until 2R vs Q endgame, but the two players can't find anymore improvement on each side thus drawing. Shakhriyar Mamedyarov vs Dmitry Andreikin was a wild tactical game, but it was spoiled in time trouble as Andreikin blundered a well fight game. His pieces were left uncoordinated and Mamedyarov able to force a pawn into promotion. red-white-chess.blogspot.com

Ronde 4, Turnament Kandidat FIDE 2014
all games courtesy from chess.com

Delapan pecatur berebut kursi calon penantang di turnamen Kandidate FIDE edisi tahun 2014. Berikut hasil pertandingan di ronde ke-4. Turnamen ini bisa diikuti LIVE di official website dari kota Khanty Mansiysk, Rusia.

Klasemen Sementara hingga ronde 4 - Current Standing 2014 FIDE Candidates
1. Anand, 3
2. Aronian, 2.5
3. Kramnik, 2.5
4. Topalov, 2
5. Svidler, 2
6. Karjakin, 1.5
7. Mamedyarov, 1.5
8. Andreikin, 1

Simak Liputan ronde-ronde sebelumnya ; R1, R2, R3

Anand vs Kramnik 1/2-1/2
Kedua pecatur mantan juara dunia ini sudah saling bertemu mungkin ribuan kali. Oleh sebab itu mereka berdua memiliki rasa hormat satu sesama lain dan hasil remis mungkin paling masuk akal dikarenakan keduanya cukup berhati-hati dalam bermain. Di partai Anand vs Kramnik ini, Kramnik mengejutkan Anand dengan bermain variasi Vienna dalam pembelaan Queen's Gambit Declined alias Gambit Menteri Ditolak. "Saya rasa cukup jarang melihat Kramnik memainkan variasi ini dan saya mencoba mengingat line saya." kata Anand. Partai ini berakhir dengan repetisi tiga langkah pada saat permainan menginjak langkah ke tiga puluh. Di mana memang peraturan Sofia membuat pemain hanya bisa setuju remis setelah langkah 30, tapi kalau remis karena repetisi atau kurang perwira dibolehkan di bawah 30 langkah. red-white-chess.blogspot.com




Sergey Karjakin vs Veselin Topalov 1/2-1/2
Partai Karjakin vs Topalov berakhir remis di bangunan dua Benteng vs Menteri (2R vs Q). Walaupun Karjakin mencoba menggunakan pembukaan Inggris yang lebih senyap, Topalov siap dengan variasinya di main line. Hanya dalam 23 langkah semua buah sudah tertukar kecuali Benteng dan Menteri. Ini adalah hasil remis ke empat untuk Topalov yang mengatakan bahwa ini baru permulaan, hasilnya tidak terlalu menjanjikan tapi juga tidak buruk-buruk amat. red-white-chess.blogspot.com




Shahkhriyar Mamedyarov vs Dmitry Andreikin 1-0
Partai ini cukup menarik di mana Mamedyarov kembali memainkan side line untuk menanggapi pembelaan Slavia variasi Chebanenko yang terkenal solid ini. Langkah 6.a3 dikomentari sebagai kurang populer, tapi OK-lah, saya hanya mau main catur saja, kata Mamedyarov. Perkembangan selanjutnya cukup tajam, tapi karena berada di krisis waktu, Andreikin blunder di langkah 37 dan seterusnya, mengakibatkan Mamedyarov yang lebih baik mendalami situasi bisa langsung memetik langkah kurang akurat dari Andreikin. Buah Andreikin yang sudah tidak terkoordinasi dengan baik tidak mampu bertahan mencegah bidak lepas Mamedyarov yang didukung penuh perwira-perwiranya. red-white-chess.blogspot.com



Levon Aronian vs Peter Svidler 1-0
Hasil paling akhir dibukukan Levon Aronian yang mengalahkan Peter Svidler. Peter Svidler memainkan pembelaan Gruenfeld di mana pembelaan ini adalah specialis nya selama bertahun-tahun. Svidler berhasil membuka lahan bebas untuk dua bidak lepas di lajur A dan B. Namun sebagai kompensasi Aronian juga memiliki bidak lepas di center yang terbukti lebih beracun karena di dukung oleh sayap raja yang solid.

Aronian membuat korban Gajah di 22. Bxf7+ yang langsung terkompensasi dengan inisiatif penuh oleh putih, mengakibatkan hitam menjadi pihak bertahan hingga langkah terakhir. Peter Svidler kemudian berpikir panjang selama 40 menit untuk langkah 27...Nd8. Di langkah ini Svidler menjelaskan bahwa dia dihadapkan dua opsi, apakah musti bermain solid atau bermain aktif tapi riskan. Svidler lebih memilih opsi kedua. Selama beberapa langkah kedua pemain mengkoordinasikan buah-buahnya untuk menyongsong pertempuran bidak lepas putih. Aronian bermain sangat baik dengan berhasil memetik hasil maksimal dari keuntungan bidak lepasnya dan Svidler pun membuat tugas Aronian mudah dengan beberapa langkah kurang akurat. Simak partai sangat menarik ini: red-white-chess.blogspot.com




lihat Round 5

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...