Wednesday, December 16, 2015

A Guide to "Pawn Sacrifice" (2014) - Complete Bobby Fischer Games from the Movie

Pawn Sacrifice is a movie about Bobby Fischer, mainly dramatization in his career up to the climax match against Boris Spassky in 1972. Bobby Fischer is American chess grandmaster that considered as one of greatest chess player ever born. He was World Chess Champion where he stopped the Soviet Union domination on chess world up to his era. His match against Boris Spassky is part of Cold War story, where US won on this one.

The film itself is great. Tobey Maguire is Bobby Fischer and many others top names for the casts. On the chess facts, some are really fictional only. The movie only take care the historical part on their important scenes.  Here are the guide to the movie as per games being shown or played in the movie. Non chess fans will find this guide helpful and understand the background of Bobby Fischer better.

If you are a chess lover, this is the most serious movie about chess ever produced, so watch it!
BUY PAWN SACRIFICE (2015) MOVIE HERE

"Pawn Sacrifice" adalah film yang berdasarkan biografi pecatur Bobby Fischer. Di film yang dibintangi Tobey Maguire ini, Bobby Fischer dikisahkan ulang dari masa kecil hingga ke masa dia menjadi juara dunia. Drama paling seru adalah di bagian duel catur Bobby Fischer melawan Boris Spassky di kota Reykyavik tahun 1972. Seperti kita tahu, Bobby Fischer adalah karakter yang unik, aneh dan misterius. Film Pawn Sacrifice ini mencoba menggali aspek-aspek dramatis tersebut. Di tulisan blog ini, dirangkum partai-partai catur yang muncul di film Pawn Sacrifice ini. Ada yang asli dan sepertinya ada juga yang hanya fiksi.


Bobby Fischer vs Carmine Nigro 0-1, 1952, friendly game

Here the first games in the movie, young Robert Fischer was taken to the Brooklyn Chess Club where he met Carmine Nigro, the president of the club. Being an expert on chess, Carmine Nigro considered the first serious trainer to Bobby Fischer. The game in the movie is perhaps fictional, as no recorded of Bobby Fischer game vs Carmine Nigro I had found. The position itself did not return when being search on chess database.




Carmine Nigro vs Bobby Fischer 0-1, 1953, Home tournament

We then jump to a scene where Bobby Fischer playing Carmine in tournament. This is to referred to home tournament arranged by Carmine Nigro, that won by Bobby Fischer. The position is a checkmate in one. This is of course also fictional game. When the camera shot in the scene later, the position had changed, indicating different game, in which Bobby also won that game.





Donald Byrne vs Bobby Fischer 0-1, New York 1956 "Game of the Century"

One of the most famous chess game in the history. Bobby Fischer defeated Donald Byrne in fascinating game. Fischer sacrifice a queen, yeah for sure. Here is the game with classic commentary from Robert "Bob" Wade.



Sunday, December 13, 2015

Magnus Carlsen Pecatur Terkuat di London dan Grand Chess Tour 2015

Tournament catur super elite yang berlangsung di London akhirnya usai. Pecatur nomor satu dunia dan penyandang juara dunia, grandmaster Magnus Carlsen membuktikan dominasinya di dunia catur dengan tampil sebagai pemenang terakhir. Turnamen London Chess Classic 2015 yang merupakan bagian ketiga dari rangkain seri Grand Chess Tour 2015 berlangsung sejak minggu lalu dan berakhir tadi pagi waktu Indonesia (tengah malam waktu London). Sebanyak 9 rounds dipertandingkan di London. Diikuti sepuluh pecatur rating terkuat dunia, turnamen ini berjalan sangat alot. Hampir setiap round hanya menghasilkan satu partai bulat dengan empat partai lainnya berakhir remis. Banyak yang membandingkan turnamen ini dengan turnamen kandidat penantang catur 2016, yang notabene diikuti hampir separuh peserta yang sama. Sehingga pecatur-pecatur di London harus bermain dengan strategi di dua turnamen, agar persiapan mereka di turnamen kandidat tidak terbuka di London.

Di round 9, Magnus Carlsen menjegal pecatur Russia Alexander Grischuk di partai Sisilia Moscow di mana Carlsen memegang buah putih.



Sementara keempat papan lainnya hanya menghasilkan hasil remis. Dengan hasil ini didapatkan tiga peserta dengan nilai akhir yang sama, yaitu GM Anish Giri dan Maxime Vachier-Lagrave yang sama dengan Magnus Carlsen. Melalui peraturan tie break yang spesifik, akhirnya dilangsungkan partai play off.  Maxime Vachier-Lagrave meladeni Anish Giri duluan. Hasilnya adalah 2-1 untuk pecatur asal Prancis MVL.

Di match ke-2, Maxime berhadapan langsung dengan Magnus Carlsen. Sayangnya kejutan Maxime tidak berjalan dengan lancar karena Magnus Carlsen masih terlalu kuat untuk ditundukkan di format seperti ini. Hasil akhir adalah 1.5-0.5 untuk keunggulan Magnus Carlsen.

Magnus Carlsen vs Maxime Vachier-Lagrave 1-0, London 2015
Maxime Vachier-Lagrave vs Magnus Carlsen 1/2-1/2, London 2015


Setelah memuncaki poin di London Classic 2015, ternyata hasil ini cukup untuk mengantarkan Magnus Carlsen sebagai pemenang keseluruhan seri Grand Chess Tour 2015. Poin Magnus Carlsen melompati Veselin Topalov dan Hikaru Nakamura yang sebelumnya bertengger di posisi pertama. Namun di London, hasil sangat jelek dari Topalov mengakibatkan posisi pertamanya lepas begitu saja. Sedangkan Hikaru Nakamura harus gigit jari karena dengan hasil pertemuannya dengan Magnus Carlsen di round 7 lagi-lagi menghasilkan kekalahan di pihak Nakamura. Sekedar catatan, Carlsen sudah membukukan score 12-0 tanpa balas ke Nakamura di partai catur waktu kontrol klasik.  Hasil akhir London Chess Classic 2015 dan Grand Chess Tour adalah :

London Chess Classic 2015 Final Standings
1. Magnus Carlsen 5.5
2. Anish Giri 5.5
3. Maxime Vachier-Lagrave 5.5
4. Levon Aronian 5.0
5. Fabiano Caruana 4.5
6. Michael Adams 4.5
7. Alexander Grischuk 4.5
8. Hikaru Nakamura 4.0
9. Vishy Anand 3.5
10. Veselin Topalov 2.5

Grand Chess Tour, Overall Final Standings

1. Magnus Carlsen 26
2. Anish Giri 23
3. Levon Aronian 22
4. Maxime Vachier-Lagrave 20
5. Hikaru Nakamura 19
6. Veselin Topalov 18
7. Fabiano Caruana 14.5
8. Vishy Anand 14
9. Alexander Grischuk 12
10. Michael Adams 5.5
11. Jon Ludvig Hammer 1
12. Wesley So 1


Carlsen vs MVL tie break play off for London Chess Classic 2015 champion



Magnus Carlsen proved he still dominating the top chess league by becoming the end champion of both London chess Classic 2015 and Grand Chess Tour 2015. Photo link

Magnus Carlsen melengkapi kebahagiaannya dengan sebuah twitter / kicauan:

Monday, December 7, 2015

Nakamura Kalahkan Anand - London Chess Classic 2015

Seri Grand Chess Tour 2015 yang sebelumnya sudah dimainkan di Stavanger dan St Louis, kini dilanjutkan di kota terakhir yaitu London. Masih dengan line up pecatur-pecatur terkuat dan top ten, London Chess Classic sudah memasuki babak keempat tadi malam. Dengan line up Magnus Carlsen dkk ditambah wildcard pecatur kawakan Inggris GM Michael Adams, sepuluh pecatur dunia ini bermain super solid yang ditunjukkan dengan hasil remis yang sangat tinggi. Hingga babak keempat, baru tiga partai catur yang berakhir decisive alias ada kemenangan. Di ronde 1, Anish Giri menggebuk Veselin Topalov, di ronde 3 giliran Maxime Vachier-Lagrave yang menggantung Topalov. Kemarin malam (waktu Indo...) pecatur Amrik si Jepang brewok sukses menggebuk Vishwanathan Anand dengan buah putih dalam partai pembukaan Catalan yang seru.


Hikaru Nakamura won the only decisive game against Vishy Anand, London Chess Classics Round 4 2015


Partai Catur Hikaru Nakamura vs Vishy Anand 1-0, London 2015

Turnamen London Chess Classic ini akan menjadi turnamen terakhir yang menentukan pemenang keseluruhan seri Grand Chess Tour. Seri catur kelas dunia ini diprakarsai mantan juara dunia Garry Kasparov dan sementara pecatur Veselin Topalov ada di urutan pertama berkat kemenangannya di Stavanger. Hikaru Nakamura membuntuti posisi tour di urutan kedua.

Partai lainnya pada remis semua. Dengan demikian kedudukan sementara London Chess Classics hingga round 4 :

1. Maxime Vachier-Lagrave 2.5/4
2. Hikaru Nakamura 2.5/4
3. Anish Giri 2.5/4
4. Alexander Grischuk 2/4
5. Fabiano Caruana 2/4
6. Michael Adams 2/4
7. Levon Aronian 2/4
8. Magnus Carlsen 2/4
9. Viswanathan Anand 1.5/4
10. Veselin Topalov 1/4

Turnamen ini bisa disaksikan LIVE kira-kira pukul 20:00 malam melalui website officialnya di LONDON CHESS CLASSIC

Sunday, November 22, 2015

Russia Kuasai European Team Chess Championship 2015

Kejuaraan catur bergengsi tingkat benua selesai digelar di kota Reykjavik, Iceland / Islandia. European Team Chess Championship 2015 adalah kejuaraan federasi-federasi catur di benua Eropa dan kali ini digelar di kota Reykjavik tersebut, kota yang didiami legenda catur Bobby Fischer hingga akhir hayatnya. Federasi catur Russia menguasai ajang ini dan mengakhiri turnamen sebagai juara pertama di kategori Open dan Woman. Sebuah prestasi yang bagus menunjukkan bahwa Russia masih merupakan superpower di olahraga catur ini.

Hingga ronde 8, Russia terus ada di puncak klasemen. Tim mereka terdiri dari Peter Svidler, Alexander Grischuk, Tomashevsky, Nepomniatchi dan Jakovenko. Sementara itu Levon Aronian akhirnya memimpin tim Armenia meraih medali silver. Medali perunggu diraih tim Hungary, yang dikapteni legenda catur wanita Judit Polgar.

Salah satu sensasi di ETCC 2015 adalah tampilnya Magnus Carlsen membela negaranya Norwegia. Kehadiran Magnus Carlsen tidak banyak membantu timnya dan musti berjuang keras. Di ronde 5, Carlsen menerima kekalahan di tangan pecatur Swiss Yannick Pelletiar. Di partai catur Magnus Carlsen vs Yannick Pelletier ini , Carlsen sebenarnya bermain solid dan mengapai ending yang tidak terlalu berbahaya, namun sebuah blunder parah mengakibatkan Carlsen musti kalah perwira.

Di bagian puteri, tim Russia Alexander Kosteniuk dan kawan-kawan masih terlalu kuat untuk lawan-lawan lainnya. Dengan mudah federasi Russia mempertahankan medali emas, mungkin saingan terkuat Russia justru datang dari China untuk masa sekarang.

Partai Catur Magnus Carlsen vs Yannick Pelletier 0-1, ETCC 2015 Reykjavik


Magnus Carlsen dikalahkan pecatur Swiss GM Yannick Pelletier
photo from official website

Final Results European Team Championship 2015:

1. Russia 15
2. Armedia 13
3. Hungary 13
4. France 13
5. Ukraine 12
6. Germany 12
7. Azerbaijan 11
8. Espanyol 11
9. Georgia 11
10. England 11
full results 

Final Results European Team Championship 2015, Women :
1. Russia
2. Ukraine 15
3. Georgia 14
4. Poland 11
5. France 11
6. Germany 11
7. Hungary 11
8. Italy 11
9. Austria 11
10. Romania 10
full results

Alexandra Kosteniuk selfie with ETCC 2015 champions
follow her instagram @chessqueen


the celebrations of double champions, Russian team wons European Team Championship 2015
photo from instagram @chessqueen

Saturday, October 17, 2015

Hou Yifan Juara Catur FIDE GP Monte Carlo 2015

Di belahan lain pecaturan dunia kaum wanita, para srikandi sakti ini saling panah-panahan di turnamen Grand Prix catur di Monte Carlo, Monaco. GP yang digelar FIDE ini adalah yang pertama untuk seri baru tahun 2015-2016. Sebanyak 12 pecatur wanita dunia dihadirkan dan saling tarung di kasino Monte Carlo negara kerajaan Monaco dari tanggal 2 - 16 October 2015. Hou Yifan lagi-lagi tampil sebagai juara pertama disusulkan juara dunia terkini Mariya Muzychuk dan pecatur terkuat no.2 dunia dari segi elo rating, Koneru Humpy di posisi ke 3. Hou Yifan menggungguli kelas dengan selisih 2 poin dari Mariya Muzychuk, cukup untuk menunjukkan supremasinya.

Berikut partai catur yang ditunggu-tunggu antara Hou Yifan bertemu dengan Mariya Muzychuk. Hou Yifan punya hak untuk saling tarung memperebutkan gelar dunia catur wanita yang sedang disanding Mariya Muzychuk. Hou Yifan adalah pemenang putaran grand prix sebelumnya (dan dua lagi sebelumnya alias Hou Yifan menang terus....). Jadwal dan lokasi duel catur dunia wanita adalah tahun depan di kota Lviv negara Ukrainia.

Hou Yifan continued her supremacy in women chess nowday, winning FIDE GP Monte  Carlo / Monaco with full 2 points ahead her competitor. She defeated reign women champion Mariya Muzychuk in easy Sicilian game. 
As seen from official website photo, her choice of fashion also intriguing 


Partai catur Mariya Muzychuk vs Hou Yifan 0-1, GP Monaco 2015


Rank Players FIDE Women GP 2015-2016 , and also Monaco's final standings:
Peringkat Akhir Grand Prix Monte Carlo Monaco dan juga peringkat sementara GP FIDE 2015-2016:

1 Hou Yifan 160
2 Mariya Muzychuk 120
3 Humpy Koneru 120
4 Pia Cramling 85
5 Natalija Pogonina 85
6 Alexandra Kosteniuk 65
7 Antanoeta Stefanova 65
8 Nana Dzagnidze 50
9 Anna Muzychuk 30
10 Natalia Zhukova 30
11 Almira Skripchenko 30
12 Sarasadat Khademalsharieh 10

Selanjutnya FIDE Grand Prix akan dilanjutkan ke kota Kish (Iran), Tblisi (Georgia) dan Chengdu (China) tahun depan.

Para pecatur GP Monaco jalan-jalan ke gedung Opera di hari istirahat


Thursday, October 15, 2015

Magnus Carlsen Juara Dunia Catur Cepat - Grischuk Juara Dunia Catur Kilat 2015

Dalam minggu ini telah dilangsungkan putaran catur juara dunia kategori catur cepat dan catur kilat. Melalui 15 babak, di arena catur kilat, juara dunia Magnus Carlsen maju sebagai pemenangnya lagi. Carlsen mengalahkan di antaranya Teimour Radjabov, Sergei Zhigalko, Ivanchuk dan lain-lain sembari mengumpulkan points 11,5. Saingan terdekatnya adalah Ian Nepomniachtchi dan Teimour Radjabov yang menjadi juara 2 dan 3. Turnamen World Rapid and Blitz Championship 2015 ini dilangsungkan di kota Berlin, Jerman. Hasil lengkap di sini.

2015 Rapid Chess Champions :
Magnus Carlsen (Winner), Teimour Radjabov and Ian Nepomniatchi
Photo from official website

Di bagian catur cepat, 21 babak dipertandingkan. Di hari pertama, tampak pecatur Prancis Maxime Vachier Lagrave menguasai arena dengan menduduki klasemen sementara. Namun di hari berikutnya Alexander Grischuk menyodok ke depan dan akhirnya menjadi sang juara dunia catur kilat. Juara dua dan tiga adalah Maxime Vachier Lagrave dan Vladimir Kramnik. Hasil lengkap di sini.

2015 Blitz Chess Champions :
Alexander Grischuk (Winner), Maxime Vachier-Lagrave (2nd), Vladimir Kramnik (3rd)
Photo from official website

World Rapid and Blitz Championship - Most bizzare opening chess games 2015:
Partai-partai catur Kejuaraan Dunia Catur Cepat dan Kilat, partai pembukaan catur paling gila

Bauer, Christian vs Wagner, Dennis 1-0, Blitz Round 8, Berlin 2015
Orang Utan Opening - 1.b4   -  Polish Opening , Outflank Variation


Peter Heine Nielsen vs Leonardo Valdes Romero 1-0, Blitz Round 11, Berlin 2015
1.a4 Ware / Meadow Hay Opening

Peter Heine Nielsen vs Leonid Sawlin (2258) 1-0, Blitz Round 6, Berlin 2015
1. g4 Grob Opening - Fritz Gambit

1.g4 d5 2.Bg2 Bxg4 3.c4 c6 4.Qb3 e6 5.cxd5 cxd5 6.Qa4+ 1-0  , the shortest game in the tournament ?

Alexander Morozevich vs Peter Heine Nielsen 1-0, Blitz Round 1, Berlin 2015
Robatsch / Modern Defence

Yasser Seirawan vs Jonathan Carlstedt 1-0, Blitz Round 20, Berlin 2015
1. g3 Benko Opening
Vitaly Kunin vs Baskaran Adhiban 1-0, Blitz Round 18, Berlin 2015
1. d3 Mieses Opening






Tuesday, October 13, 2015

Hikaru Nakamura Won Millionaire Chess 2015

When Wesley So won the USD 100,000 prize in Millionaire Chess 2014, it was an eye opener! Chess indeed has lot of money. A year later, big boys smell the big fortune and they do not want to miss it out this year. Millionaire Chess 2015 started few days ago in Las Vegas, this year with three world top ten players join in. Hikaru Nakamura, Fabiano Caruana and Wesley So is the big boys. They are surrounded by legion of other chess players, ranging from ex World champion challenger Gata Kamsky, the suddenly Canadian Evgeny Bareev, Webster stars Le Quang Liem and friends, goes all the way to Gregory Kaidanov, Chinaman Yu Yangyi to Samuel Sevian.

How the Millionaire Chess 2015 being played, here is the brief explanation of it. In less than a week, seven qualifiers rounds were being played. Millionaire chess 2015 played two rounds per day, not very uncommon in United States. After seven rounds, three players secure the semi final round, they are Le Quang Liem, Yu Yangyi and Alexandr Lenderman. Several players then goes to the "play off / tie break" round to determine the fourth player. They are Hikaru Nakamura, Luke McShane, Gata Kamsky, Wesley So, Evgeny Bareev, Aleksandr Shimaov, Sergei Avarov, Fabiano Caruana, Gil Popilski and Gregory Kaidanov. They all are having 5.5 points after round 7. They are then being group as two and pit to fight each other for one qualifier to semi final. In short story, Hikaru Nakamura indeed emerge as the survivor, defeating Wesley So in the way.

The next climax round is arranged, titled as Millionaire Monday, played on the Monday, 13 October 2015. That is after Hikaru Nakamura knocked out Yu Yangyi and Le Quang Liem knock out Alexandr Lenderman in semi final match. The final round is Hikaru Nakamura vs Le Quang Liem. Both played two rapid games with Hikaru Nakamura won the first game and drew the second. Hikaru Nakamura won 100,000 US dollar as the result of this achievements.

In graphic :




Hikaru Nakamura vs Gata Kamsky, Nakamura is the winner of 2015 Millionaire Chess

Final ranking list of Millionaire Chess 2015 and their pocket money. This list is not confirmed but I believe to be very close to the truth.
Millionaire Chess 2015 Open category final standings:

Rank
Name
Prize
1
Hikaru Nakamura
$100,000
2
Lee Quang Liem
$50,000
3
Yu Yangyi
$25,000
4
Alesandr Lenderman
$16,000
5
Wesley So
$10,000
6
Luke McShane
$8,000
7
Fabiano Caruana
$5,000
8
Evgeniy Najer
$5,000
9
Evgeny Bareev
$5,000
10
Gata Kamsky
$5,000
11
Ray Robson
$3,500
12
Gregory Kaidanov
$3,500
13
Jeffery Xiong
$3,500
14
Zhou Jianchao
$3,500
15
Samuel Shankland
$3,500
16
Illya Nyzhnyk
$3,500
17
Sergei Azarov
$3,500
18
Yaacov Norowitz
$3,500
19
Kayden Troff
$3,500
20
Conrad Holt
$3,500




Along with the Open category is top 2400-2549 with 1st place getting $40,000 and total of $ 86,000 prizes. Top 2400, U2200, U2000, U1800, U1600, U1400, U1200 and unrated all have 1st prizes that can make Magnus Carlsen envy, because he "only" got Euro 40,000 for his first place in 2015 World Rapid Championship. As comparition, Harikhrisna's won PokerStars Isle of Man International Chess 2015 and received  10,000 poundsterling. The ongoing Monte Carlo Women FIDE GP is also providing Euro 10,000 for the first winner.

Millionaire Chess is a work of GM Maurice Ashley and Amy Lee. As the name goes, Millionaire Chess provide million dollar in prizes as its major attraction. In very brief period of time, United State has become major chess event with Millionaire Chess and Sinquefield Cup taking place. 

--------------

Pecatur urutan kedua dunia, Hikaru Nakamura akhirnya menjuarai turnamen catur Millionaire Chess 2015. Hikaru Nakamura menuntaskan perjuangan pecatur Vietnam Le Quang Liem di babak final. Turnamen ini menggunakan sistem swiss, namun setelah 7 babak, empat pecatur teratas diloloskan ke babak sistem gugur. Keempat semifinalis adalah Yu Yangyi , Alesandr Lendermen, Le Quang Liem dan Nakamura sendiri. Turnamen Millionair Chess 2015 ini terkenal karena menyediakan hadiah yang sangat besar, yaitu $ 100,000 untuk juara pertamanya, lebih dari 1,3 Miliar. Wesley So adalah juara Millionaire Chess tahun lalu.

Partai Hikaru Nakamura vs Le Quang Liem, 1-0 Millionaire Chess 2015


Monday, October 5, 2015

Sergey Karjakin Juara Chess World Cup 2015 - Baku

Membalikkan semua keadaan, Sergey Karjakin tampil sebagai pemenang Piala Dunia catur 2015 di kota Baku, negara Azerbaijan. Karjakin hadir di turnamen World Cup 2015 ini sebagai seed ke-11. Melalui enam babak knock out, Karjakin maju ke final setelah mengalahkan:

Ernes Espinoza Veloz 2-0
Alexander Onischuk 4-2
Yu Yangyi 1.5-0.5
Dmitry Andreikin 2.5-1.5
Shakhriyar Mamedyarov 4-2
Pavel Eljanov 3.5-2.5

FINAL : Peter Svidler 6-4

Di partai semi final, Karjakin harus mengklaim draw pengulangan 3 langkah melawan Pavel Eljanov untuk bisa maju ke babak final. Di partai final, seperti diberitakan sebelumnya, Karjakin harus tertinggal 2-0 dari Peter Svidler. Namun dia berhasil mengejar ketertinggalan, dan kemudian berhasil keluar sebagai pemenang di baku hantam babak play off.

Sergey Karjakin akan mengantongi USD 120,000 alias hampir 2 Miliar Rupiah sebagai hadiah juara 1. Peter Svidler "cuma" dapat USD 80,000. Keduanya berhak tampil di turnamen kandidat penantang catur untuk menentukan siapa yang berhak menantang Magnus Carlsen. Pecatur lainnya yang sudah pasti ikut di turnamen kandidat ini adalah Hikaru Nakamura, Fabiano Caruana dan Viswanathan Anand.

Sergey Karjakin is 2015 World Cup winner
Peter Svidler runner up


Berikut partai-partai catur Sergey Karjakin vs Peter Svidler di babak play off. Game dari babak catur klasik bisa dilihat di posting sebelumnya.

20 Minutes Game #5: Karjakin vs Svidler 1-0 A15 English

20 Minutes Game #6: Svidler vs Karjakin  1-0 A08 King's Indian attack, French variation

10 Minutes Game #7: Karjakin vs Svidler  0-1 A15 English Opening / Pembukaan Inggris

10 Minutes Game #8: Svidler vs Karjakin 0-1 B51 Sicilian Canal-Sokolsky (Nimzovich-Rossolimo) attack

5 Minutes Game #9:  Karjakin vs Svidler C89 Ruy Lopez Marshall counter-attack, 11...c6

5 Minutes Game #10:  Svidler vs Karjakin 0-1 C53 Giuoco Piano

Sunday, October 4, 2015

Sergey Karjakin Kejar Peter Svidler 2-2 - Chess World Cup 2015 Baku

Luar biasa, drama percaturan di turnamen Piala Duni 2015 Baku kembali terjadi. Seperti diketahui dari tulisan sebelumnya, babak final antara kedua pecatur Rusia Peter Svidler dan Sergey Karjakin sudah berlangsung dua ronde. Peter Svidler awalnya unggul 2-0 dan hanya perlu setengah angka untuk bisa menjadi juara dan membelai piala dunia. Namun di partai catur ketiga dan keempat, Sergey Karjakin mengubah hal yang mustahil menjadi nyata dengan dia mengalahkan Svidler dua kali berturut-turut untuk menyamakan kedudukan.

Di ronde ketiga, Karjakin harus memegang buah hitam dan dalam posisi "must win". Memainkan pembelaan Sisilia, Peter Svidler justru menggunakan varian yang langka dan "kelas warkop" untuk meladeni pembelaan Sisilia -nya Karjakin. Walaupun hingga babak tengah Peter Svidler bisa mengontrol situasi, namun komplikasi di central dan dua blunder parah mengakhiri ronde ini dengan Karjakin mencuri satu poin.

Partai Catur Peter Svidler vs Sergey Karjakin 0-1, Baku 2015 Game 3




Game four of Chess World Cup 2015 final, Baku. Sergey Karjakin pulled the rabbit and force tie break as he defeated Svilder convincingly with white.



Di partai keempat, Peter Svidler kembali menggunakan pembelaan yang retak retak gading untuk meladeni Karjakin. Memegang buah hitam, Peter Svidler lepas dari pembukaan dalam kondisi tertekan dan buah-buahnya pasif. Di partai ini, tidak ada blunder parah dan kekalahan Peter Svidler lebih dari permainan apik Karjakin. Partai ini cukup panjang dengan manuver-manuver endgame yang asyik untuk direnungkan, tidak banyak komentar yang bisa diberikan dalam waktu singkat ini.

Partai catur, Sergey Karjakin vs Peter Svidler 1-0, Baku 2015 Game 4 Final



Dengan hasil 2-2, maka ajang Piala Dunia 2015 di Baku akan dilanjutkan ke babak play off. Dua partai catur cepat 20 menit dilanjutkan 2 partai catur 10 menit, 2 partai catur kilat 5 menit, dan kalau masih remis akan dilanjutkan partai Armageddon, putih 5 menit, hitam 4 menit kalau draw hitam dianggap menang. Partai play off akan dimulai Senin sore ini sekitar pukul 17:00 WIB. Peter Svidler dan Sergey Karjakin setelah menjejakkan kakinya ke partai final sudah diberi hak untuk tampil ikutan di turnamen kandidat penantang catur. Pecatur lainnya yang sudah menunggu di turnamen kandidat adalah Hikaru Nakamura, Fabiano Caruana dan Viswanathan Anand.

Friday, October 2, 2015

Peter Svidler Ungguli Karjakin 2-0 - Chess World Cup 2015 Baku

Memasuki babak final Piala Dunia Catur 2015 di Baku, Peter Svidler dengan perkasa unggul 2-0 atas lawannya pecatur Sergey Karjakin. Kedua pecatur Russia ini akan berduel dwi tarung catur dalam empat partai catur klasik. Di babak pertama, Peter Svidler memegang buah putih dan bermain cukup lancar hingga menang. Partai babak pertama ini memperlihatkan partai catur yang textbook. Mengembangkan perwira, menguasai petak, menyerang dan menang.

Karjakin vs Svidler 0-1, Chess World Cup 2015
Svidler on the verge to become the first player to win World Cup twice, if he can get only half point in the remaining games to win the match. (photo official website)


Partai Catur Peter Svidler vs Sergey Karjakin 1-0, Baku 2015 World Cup



Di partai kedua, Karjakin yang sebenarnya bisa membangun posisi yang lebih kuat dari Svidler. Bermain dengan putih, Karjakin berusaha menyerang dan mereka masuk ke variasi Breyer. Svidler yang pertama kali mengeluarkan novelty baru dengan langkah c5. Setelah itu walaupun putih yang menekan, namun tidak ada juga celah yang bisa dieksploitasi. Mungkin karena harus menang, Karjakin memainkan 2 langkah blunder dan langsung menyerah.

Partai Catur Sergey Karjakin vs Peter Svidler 0-1, Baku 2015 World Cup



Dengan score 2-0, Peter Svidler hanya perlu memetik setengah poin untuk bisa menjadi pemenang piala dunia catur 2015. Svidler juga akan menjadi pecatur satu-satunya yang berhasil juara Piala Dunia catur dua kali. Dari segi elo rating, Svidler langsung menyodok ke urutan ke-15 di LIVE rating.  Malam ini akan dilangsungkan game ke-3 dengan Peter Svidler memegang buah putih. Saksikan LIVE sekitar jam 17:00 WIB di official website
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...