Pagelaran kejuaraan dunia catur wanita atau Women's Chess Championship 2017 di kota Tehran akhirnya usai malam ini, dengan melahirkan juara dunia baru yaitu Tan Zhongyi dari China. Ajang yang dimulai dari tanggal 10 February 2017 ini diikuti 64 pecatur wanita, termasuk pula wakil dari Indonesia, IM Irene Kharisma Sukandar. Di round 1, Irene dikandaskan oleh pecatur Qatar kelahiran China, Zhu Chen. Selanjutnya perhatian penggemar catur terpaku pada enam babak sistem knock-out / gugur yang diberlakukan di Women's World Chess Championship ini. Selama berpekan-pekan sampai lah kita di partai final kejuaraan catur wanita dunia ini, pecatur unggulan ke-2 Anna Muzychuk dari Ukraina bertemu dengan unggulan ke-9 Tan Zhongyi dari China.
Tan Zhongyi, the 5th Chinese female chess player that crowned the World Champion Title.
Her predecessor are : Xie Jun, Zhu Chen, Xu Yuhua and Hou Yifan (photo David Llada)
Drama perjalanan Tan Zhongyi menuju final termasuk pula dramanya mengalahkan unggulan pertama, rekan senegara Ju Wenjun yang sebelumnya diperkirakan bisa menang di Tehran ini. Tan Zhongyi kemudian musti bersusah payah melangkah ke final di mana di babak semifinal musti bertemu pecatur tangguh, Harika Dronavalli dari India. Partainya dengan Harika berakhir sengit dengan kedua pecatur musti melewati partai Armageddon. (Lihat kilasannya di bawah).
Di sisi lain, Anna Muzychuk termasuk pecatur yang dielu-elukan karena memiliki rekor cukup bagus dalam melangkah ke final. Anna tidak pernah sekalipun melewati round tie-break karena selalu me-"newaskan" lawan-lawannya hanya dalam 2 round partai catur classic. Termasuk pula korbannya Anna adalah Alexandra Kosteniuk di semi final.
Pertemuan Tan Zhongyi vs Anna Muzychuk di final round dimulai dengan hasil remis di game ke-1. Di game ke-2, Tan Zhongyi berhasil mengejutkan semua pemirsa dengan mengalahkan Anna Muzychuk. Di game ke-2 ini, Tan Zhongyi berhadapan dengan pembelaan Slav variasi Meran dari Anna. Tapi ternyata persiapan Tan Zhongyi lebih baik di line ini, sehingga begitu lepas dari pembukaan, hitam sudah kurang begitu baik posisinya. Walau demikian Tan Zhongyi perlu bermain akurat dan akhirnya berhasil mencapai ending benteng yang menang.
Berikut analisis partai
Tan Zhongyi vs Anna Muzychuk 1-0, Tehran 2017
dari penulis catur Dylan Loeb McClain di website
World Chess