Showing posts with label Medina Aulia Warda. Show all posts
Showing posts with label Medina Aulia Warda. Show all posts

Tuesday, April 16, 2019

Susanto Megaranto & Medina Aulia Juara Asia 2019

Kabar gembira dari dunia percaturan Indonesia hadir kembali di bulan April 2019. Menjelang hangatnya suasana menjelang pemilu / pilpres , pecatur Indonesia grandmaster Susanto Megaranto dan grandmaster wanita Medina Aulia Warda berhasil menjadi juara pertama di tournament catur berskala internasional di Mongolia.

Susanto Megaranto dan Medina masing-masing meraih posisi puncak di turnament Eastern Chess Championships 2019. Eastern Chess Championship ini merupakan kualifikasi Zone 3.3 dan diselenggarakan dari tanggal 6-16th April 2019 di kota Ulaanbaatar, Mongolia.

Di round terakhir yaitu babak 9, Megaranto mengalahkan IM Sumiya Bilguun dari Mongolia untuk meraih nilai 7. Di sepanjang turnament, Susanto Megaranto kembali memperlihatkan soliditas permainan caturnya dengan tanpa kekalahan selama 9 rounds. Beberapa pecatur bergelar grandmaster juga termasuk lawan Susanto. Di turnament ini Susanto berhasil menambah 13.7 FIDE elo rating.

Di kategori Woman, Medina mengalahkan WFM Munkhzul Turmunkh di round 9 untuk juga meraih nilai 9. Langkah Medina menjuarai turnamen ini termasuk mengalahkan dua rekan setanah air, yaitu IM Irine Sukandar dan WIM Monica Chelsie Sihite. Medina hanya menderita satu kekalahkan melawan pecatur wanita kawakan asal tuan rumah Mongolia yaitu IM Munguntuul Batkhuyag. Batkhuyag beserta pecatur Munkhzul juga memperoleh nilai 7, namun Medina Aulia akhirnya yang menjadi juara pertama karena perhitungan tie break nya yang lebih tinggi.


Susanto Megaranto and Medina Aulia Warda are winner of Eastern Asia Chess Championship 2019 held in Ulaan Baatar Mongolia
photo from Medina Aulia's Facebook


Selamat kepada kedua pecatur, Susanto Megaranto dan Medina Aulia yang sekaligus meraih tiket menuju kejuaraan catur dunia yang lebih lanjut. Susanto dan juara dua Sugar Gan-Erdene akan berangkat ke turnamen Chess World Cup 2019 Championship yang rencananya digelar di bulan September di kota Khanty-Mansiysk.  Ini merupakan turnamen Piala Dunia / Chess World Cup yang kesekian kalinya bagi Susanto Megaranto. Sedangkan bagi Medina, penulis belum memperoleh info mengenai Woman Chess Championship 2019 atau 2020.  Medina akan ditemani wakil Asia yang juara dua yaitu IM Munguntuul Batkhuyag juga.

Top Ten Final Standings Eastern Asia Chess Championship 2019 - Woman
1 Aulia Medina Warda INA 7,0
2 Munguntuul Batkhuyag MGL 7,0
3 Munkhzul Turmunkh MGL 7,0
4 Nguyen Thi Thanh An VIE 6,0
5 Sukandar Irine Kharisma INA 6,0
6 Pham Le Thao Nguyen VIE 6,0
7 Hoang Thi Bao Tram VIE 5,5
8 Vo Thi Kim Phung VIE 5,5
9 Nomindalai Tumurbaatar MGL 5,5
10 Mendoza Shania Mae PHI 5,5

Top Ten Final Standings Eastern Asia Chess Championship 2019 - Open
1 Megaranto Susanto INA 7,0
2 Gan-Erdene Sugar MGL 7,0
3 Nguyen Van Huy VIE 7,0
4 Nasanjargal Urtnasan MGL 6,0
5 Gomez John Paul PHI 6,0
6 Gundavaa Bayarsaikhan MGL 6,0
7 Bersamina Paulo PHI 6,0
8 Amartuvshin Ganzorig MGL 5,5
9 Nguyen Duc Hoa VIE 5,5
10 Batchuluun Tsegmed MGL 5,5

tag: pemilu 2019, indonesia chess winners, indonesia chess player

Thursday, August 6, 2015

Asian Continental Chess 2015 - Round 4

Asian Continental Chess 2015 is on action this week hosted in Al Ain City of UAE. All Asian chess players from Zone 3.1 to 3.7 are invited to the party. The 1st winner in Open will received $11,000 and Women's is $6,000. A total of $50,000 + $25,000 prize fund is available in this top Asian chess tournament. Players travel around the Asian to be here also not only aim for the money, but the top five from Open category shall qualify for 2015 World Cup as well one ticket for Woman category.

As per round 4, new Chinese player IM Lin Chen is leading the Open field with 3.5 points, sharing exact point with GM Surya Ganguly, GM Vishnu Prasanna and GM Darini Pouria. The Open section top seed actually GM Le Quang Liem with his 2699 elo point, only seconded by his country mate Nguyen Ngoc Truong Son.

In Women, IM Subbaraman Vijayalakshmi, Medina Aulia Wardan and Atousa Pourkashiyan are fighting top place with same 3.5 points. The top seed girl is actually WGM Tan Zhongyi.

Asian Continental Chess 2015 - Standings after round 4:
1 IM Lin Chen CHN 2494 3.5
2 GM Ganguly Surya Shekhar IND 2631 3.5
3 GM Vishnu Prasanna. V IND 2502 3.5
4 GM Darini Pouria IRI 2501 3.5
5 GM Lalith Babu M.R. IND 2570 3.0
more at chess-results.com

Asian Continental Chess 2015 Women - Standings after round 4:
1 IM Vijayalakshmi Subbaraman IND 2341 3.5
2 WGM Aulia Medina Warda INA 2412 3.5
3 WGM Pourkashiyan Atousa IRI 2341 3.5
4 WIM Pratyusha Bodda IND 2194 3.0
5 IM Padmini Rout IND 2444 3.0
more at chess-results.com

Pecatur Puteri Indonesia IM Medina Aulia Warda masih terus mempertahankan peluangnya di kejuaraan Asian Continental Chess 2015, yang sedang digelar di kota Al Ain, UAE. Medina adalah wakil Indonesia di ajang khusus pecatur Asia ini. Setelah melalui 4 rounds, Medina ada di urutan kedua dengan point 3.5. Medina Aulia bersaing dengan dua pecatur lainnya, International Master Subbaraman Vijayalakshmi dan WGM Atousa Pourkashiyan di papan atas sementara ini. Medina bermain di kategori Woman. Kejuaraan ini tentu ada nomor "Open" nya, yang sementara dipegang oleh pecatur IM Lin Chen dengan poin 3.5/4 juga. Di kategori terbuka ini, pecatur Surya Ganguly, Vishnu Prasanna dan Darini Pouria bersaingan dengan Lin Chen di puncak klasemen sementara. Pecatur Vietnam yang sedang kuliah di USA GM Le Quang Liem adalah seeded tertinggi dengan elo rating 2699.

Berikut partai catur Medina Aulia Warda melawan Gulmira Dauletova di babak 2 yang dimenangkan Medina. Di partai Sicilian Defense ini kedua pemain bermain ketat, partai berjalan cukup posisionil di awal namun setelah petak central terbuka, menjadi taktikal. Namun keluar dari babak tengah, Medina berhasil unggul 1 bidak lepas di lajur d. Melalui akurasi babak akhir yang bagus, Medina membuat Gulmira menyerah karena bidak ini segera akan promosi tanpa bisa dicegah oleh hitam. Di ronde 4, Medina menahan remis salah satu saingan terberatnya dari Iran, WGM Atousa Pourkashiyan. Medina akan berhadapan dengan pecatur kuat IM Padmini Rout dari India di round 5.

Medina Aulia Warda vs Gulmira Dauletova 1-0, Al Ain 2015
Sicilian Scheveningen, Modern variation


Al Ain Hilton Hotel , UAE - the location for 2015 Asian Continental Chess

Saturday, July 4, 2015

Medina Aulia in Chess For Girls 2015 - Won by WGM Gunay Mammadzada

Pecatur Medina Aulia Warda yang turut serta dalam program Chess For Girls akhirnya menuntaskan kehadirannya dengan menduduki peringkat ke-5 di tournament tersebut. Ajang Chess For Girls 2015 ini memang sangat luar biasa ceritanya. Ibarat kisah-kisah silat yang sering kita baca, seorang pelatih catur dunia mencari 10 bibit talenta pecatur wanita di seluruh dunia. Kesepuluh pecatur tersebut lalu diundang gratis ke "laboratorium" untuk digembleng secara intensif dengan pelajaran-pelajaran catur. WGM / IM-elected Aulia Warda adalah salah satu dari 10 pecatur yang terpilih. Ajang Chess For Girls 2015 kali ini berlangsung di kota Vienna, Austria. Sebelumnya beberapa kota sudah menjadi tempat berkumpul dan berlatih mereka, yaitu kota Geneva (Swiss) dan Saigon (Vietnam).

Di ajang Chess for Girls 2015 ini juga selain dilakukan pelatihan catur oleh Susan Polgar, juga diselenggarakan turnamen-turnamen, yaitu turnamen Problem Solving, Blitz dan yang paling puncak adalah sembilan rounds turnamen round robin antara kesepuluh pecatur tersebut. Di turnamen puncak tersebut mereka dihadiahi 2,000 euros jika menang. WGM Gunay Mammadzada asal Azerbaijan akhirnya keluar sebagai pemenang. Aulia Warda sendiri ada di peringkat 5 dengan point 4.5/9. Menurut crosstable yang dirilis di sini, Medina mengalahkan IM Khademalsharieh Sarasadat (Iran), WFM Anastasia Bykova (Rusia), WFM Gazikova Veronika (Slovakia) dan WIM Tijana Blagojevic (Montenegro).

Perlu juga diketahui juga, IM Irene Kharisma Sukandar akan segera masuk ke kampus Webster untuk tahun ajaran baru. Universitas Webster ini memang kampus yang paling banyak mahasiswa pecatur dunia, seperti GM Le Quang Liem dan lain-lain. Dengan demikian kedua pecatur wanita top Indonesia sekarang sudah menjadi perhatian dunia dan diharapkan banyak lagi prestasi-prestasi keren yang akan dipersembahkan keduanya.

Official website di https://chessdailynews.com/tag/chess-for-girls/
Google Translate HERE

 Indonesian chess fans are happy to follow that IM-elected Medina Aulia Warda, the nation's top girl become part of this event.  The brief description about this event is well explained here :

Chess For Girls Vienna 2015 – World’s Strongest All-Girls Invitational
By Paul Truong

The event is sponsored by FIDE (FIDE Women’s Commission), Webster University – SPICE, and the Susan Polgar Foundation, with support from the Austrian Chess Federation, Vienna Chess Federation and hosted by Webster University Vienna.


We invited the top 10 highest rated girls in the world (1 per country limit) to Webster University – Vienna Campus for a 4-day intense training. After the training, they will compete against each other in a round robin tournament for the top prize of 2,000 euros.


We cover all hotel (4-star) expenses and meals + 6,050 euros (2,000-1,250-750-500-400-300-250-200-200-200) total cash prizes for the 10 participants.


We also invited the top 2 players from Austria (as the host nation) for training. They will go through the full training sessions but will not participate in the tournament.


The first edition of FIDE Chess For Girls was held at Webster University – Geneva Campus, and the second one was held in Saigon, Vietnam. This is the 3rd one. (from https://chessdailynews.com/tag/chess-for-girls/

The ten young talents were then compete each other in numbers of contests, PROBLEM SOLVING, BLITZ CHESS, and the top contest is the 9 rounds robin tournament:

The results:

Final standings - Chess For Girls 2015
1. WGM Mammadzada Gunay AZE 8.0
2-3. IM Khademalsharieh Sarasadat IRI 6.0
2-3. WGM Abdumalik Zhansaya KAZ 6.0
4. IM Ziaziulkina Nastassia BLR 5.5
5. WGM Medina Aulia INA 4.5
6-7. WFM Osmak Iulija UKR 4.0
6-7. WGM Davaademberel Nomin-Erdene MGL 4.0
8. WFM Bykova Anastasia RUS 3.5
9. WFM Gazikova Veronika SVK 2.5
10. WIM Blagojevic Tijana MNE 2210 1.0

Top 3 – Chess for Girls Puzzle Solving Championship
Three way tie for 1st :
Ziaziulkina, Nastassia (Belarus) 2431,
Osmak, Julia (Ukraine) 2412,
Exler, Veronika (Austria) 2200 with 9.5 pts/10

Final standings – Chess for Girls Blitz Championship
1. Khademalsharieh, Sara (Iran) 2412 9.5 pts / 11
2. Bykova, Anastasia (Russia) 2337 8.5
3. Abdumalik , Zhansaya (Kazakhstan) 2411 7.5
4-5 Blagojevic, Tijana (Montenegro) 2338 & Gazikova, Veronika (Slovakia) 2314 6.0
6-7 Medina, Aulia (Indonesia) 2412 & Newrkla, Katharina (Austria) 2200 5.5
8. Osmak, Julia (Ukraine) 2412 5.0
9. Exler, Veronika (Austria) 2200 4.5
10. Mammadzada, Gunay (Azerbaijan) 2336 3.0
11-12 Ziaziulkina, Nastassia (Belarus) 2431 & Davaademberel, Nomin-Erdene (Mongolia) 2371 2.5


Chess For Girls 2015 in Vienna 
(all photos from website)

Indonesia top player, IM-elected Medina Aulia among the ten Chess for Girl participant


on other news, IM Irene Kharisma Sukandar will soon join Webster University in USA, good luck!

Wednesday, April 22, 2015

Sean Winshand Wins JAPFA Chess 2015

(bahasa Indonesia di bawah)
Just when we have enough chess for this week, starting from Shamkir Gashimov 2015, World Team Chess Championship and World Women's Team Championship, JAPFA Chess Festival finished their 2015 edition today at Jakarta. The event include JAPFA Grandmaster Tournament, which played by 12 titled players, six players ranging from Sergey Tiviakov to Alina L'Ami as "foreigners" , to played six "locals" players. It's a 12 players single round-robin, played at Hotel Kartika Jakarta. The organizer of JAPFA Grandmaster Tournament 2015 aims for new champion to be born from Indonesian players, thus inviting only "new bloods", all International Master and one FIDE Master.

After 11 rounds, the result is overwhelming for the organizer since IM Sean Winshand Cuhendi finally emerged as sole winner of the tournament. Starting the tournament with a win over GM G.N.Gopal in round 1,  Sean Winshand Cuhendi put in a solid performance, undefeated, drawings against top rated player while crushing against his own colleagues and lower rated players. Sean finished with 7.5/11 points, secured a GM norm.

Sean Winshand Cuhendi, born 1997, is the new sheriff in town, he got his IM title just last year. His works mainly did not shown up in the radar of Indonesian chess report because Sean build up his "chess career" a little off the map, playing in Europe (Hungary to be precise) just when he was a teenager. It is reported that Sean was experienced unusual health, born with hydrocephalus condition. His parent then gave Sean chess board so that he can played with no physical risk. Sean later sent to Hungary for training and tournament practicing where he won Budapest Saturday Open. He gained lots of elo point by playing over there. Sean is now the new force for Indonesian chess. Noted that the country haven't got a new chess grandmaster since GM Susanto Megaranto many many years ago.

Second place is GM Nguyen Anh Dung and Sergei Tiviakov claimed third place. It is not sure if Tiviakov able played this tournament with full heart as he is coach for Indonesian players, well, at least to Irine K. Sukandar, whom defeated him in round 4.

See Alina L'Ami excellent photography report

Final Standing JAPFA Chess 2015 Jakarta

1
IM
INA
2428
7.5
2
GM
VIE
2464
7
3
GM
NED
2662
6.5
4
IM
INA
2422
6
5
GM
IND
2577
6
6
IM
INA
2415
6
7
FM
INA
2401
6
8
WGM
INA
2404
5.5
9
GM
PHI
2483
5.5
10
IM
FRA
2377
4.5
11
IM
ROU
2397
3
12
IM
INA
2393
2.5

chess-results link

Chess player and photographer Alina l'Ami in Jakarta, pose with bunga Kamboja
photo Facebook


-----------------------------

Sean Winshand Cuhendi Menangkan Turnamen Grandmaster JAPFA 2015

Turnamen Grandmaster JAPFA tahun 2015 akhirnya dimenangkan oleh International Master Sean Winshand Cuhendi. Di ronde 11, Sean menahan remis rekan Medina Aulia Warda, sedangkan saingan terdekatnya pecatur Vietnam grandmaster Nguyen Anh Dung ditekuk oleh pecatur Farid Firman Syah. Dengan hasil ini Sean berada di puncak klasemen dengan nilai 7.5 dari 11 ronde, Sean tampil sebagai urutan pertama satu-satunya. Nguyen ada di peringkat kedua, sedangkan pak guru pecatur Belanda GM Sergei Tiviakov ada di posisi ketiga.

Sean Winshand yang kiprah percaturannya agak kurang "terpantau" akhirnya mengukuhkan keberadaannya sebagai talenta catur yang sangat perlu diperhatikan. Sean memiliki rating FIDE 2428 pada waktu penulisan artikel ini. Sean memulai turnamen dengan kemenangan melawan grandmaster dari India G.N. Gopal, selanjutnya menahan remis Alina L'Ami, Muhammad Ali Lutfi, Farid Firman Syah, Irine K. Sukandar sebelum mengalahkan Purnama Tirta Chandra yang lagi down di turnamen ini. Sean menahan remis Nguyen Anh Dung di partai yang penuh tanda tanya karena menurut relay notasi catur dari chessbomb, ada TIGA Kali kesempatan skak mat dalam 1 langkah yang tidak dihiraukan Sean, mungkin pembaca bisa memberi keterangan mengenai partai ini.

Partai Sean Winshand Cuhendi vs Nguyen Anh Dung, 1/2-1/2 , Japfa Jakarta GM 2015

Sean lalu mengalahkan Sophie Milliet, yang berusaha bermain tajam dan "combo-combo"an melawan Sean, namun tidak berhasil. Sean mengalahkan Antonio Rogelio Jr di round 9, seterusnya remis melawan Sergei Tiviakov dan Medina Aulia Warda.

Partai Catur Sophie Milliet vs Sean Winshand Cuhendi 0-1, Japfa Jakarta GM 2015
Pembelaan Sisilia Taimanov



Sean Winshand selfie bareng pecatur Sophie Milliet dari Prancis
photo from Sean's social network

Dengan menduduki peringkat 1 di turnamen grandmaster catur JAPFA 2015, Sean Winshand Cuhendi meraih norma GM. Diharapkan dengan bekal GM-norm ini Sean bisa terus berjuang menjadi grandmaster (pria) terbaru Indonesia, sesuatu yang cukup jarang ditemui saat ini semenjak kejayaan GM Susanto Megaranto hampir sepuluh tahun silam.

Di partai lain, Irine Kharisma Sukandar mengalahkan gurunya Sergei Tiviakov di partai Scandinavian Defence yang cukup alot dan taktikal.

Partai catur Irine K. Sukandar vs Sergei Tiviakov, 1-0, Japfa Jakarta GM 2015

Di ronde 11, Farid Firman Syah mengkandaskan GM Nguyen Anh Dung seraya "membantu" Sean menjadi peringkat 1 satu-satunya.

Partai Catur Farid Firmansyah vs Nguyen Anh Dung 1-0, Japfa Jakarta GM 2015
E53 Pembelaan Nimzo-India


Terakhir Sean Winshand menahan remis Medina Aulia di babak 11. Medina bermain cukup bagus di dua babak terakhir di mana Medina mengalahkan Irine Sukandar di partai "siapa cewek catur terkuat Indonesia 2015". Namun di peringkat Medina harus puas di bawah Irine dikarenakan poin keseluruhannya yang masih kalah.

Partai Sean Winshand Cuhendi vs Medina Aulia Warda , 1/2-1/2 , Japfa Jakarta  GM 2015



Partai Catur Medina Aulia Warda vs Irine Kharisma Sukandar 1-0, Japfa Jakarta GM 2015
Pembelaan Italia Giuoco Piano

Friday, March 27, 2015

Medina Warda Aulia Simuls vs 650 online players in Indonesia

One truly unique chess simultan held in Indonesia. WGM Medina Warda Aulia is to played 650 (or so) online chess players via Android application. The simultan is supported and sponsored by one of country telecommunication provider INDOSAT. The eligible participant should be student and must paid the entry fee of IDR 12,000 (almost USD 1 at the moment). The simultan started kick off this morning, March 28th 2015 and predicted can be run for 10 hours if needed. This event also set up to break chess record on Indonesian national record and Guiness book of records, for largest online simultan maybe?

Winners of online simultan will be transported to Jakarta for offline chess match against Medina. There are also 10 prizes for winners. The grand prize is one Toyota Car, this may also set as the highest chess simultan prize ever!!  The simultan also being live stream NOW:

Live streaming www.indosat.com/jagocatur

UPDATED:
Rekor Dunia dan Rekor Indonesia untuk Medina Warda Aulia
"Catur Simultan Online Nonstop dengan Lawan Terbanyak"
Medina received the record certificate for 
"Nonstop Online Chess Simultan against Largest Opponents"
photo from Facebook


screenshots and event flyer:

Medina Warda Aulia memberikan simul kepada 650 pecatur online

Event pamphlet , noted the prizes are quite amazing in Indonesia, One unit of Toyota car and IDR 25 millions or about USD 2000  for 1st winner

Do I see a scholar mate...oops.

Livestream at Youtube

You can download the application via Android device under the name "JAGO CATUR".

tampilan aplikasi JAGO CATUR

Android Application can be found at Google Play Services (must up to dated in order to play)

Heboh acara simultan catur Medina vs 650 pecatur online sedang berlangsung sekarang. Bagi yang belum mengetahui even ini, berikut deskripsi resminya;
Indosat Grand Master Chess Match
Berani pecahkan rekor dunia? Download & daftar di apps JagoCatur!
Cara mengikuti kompetisi:
1. Masuk ke Google Play Store dan Search apps “Jago Catur”
2. Download dan Install aplikasi tersebut di android kesayanganmu.
3. Minimal OS Android yang dapat menginstall aplikasi ini adalah OS Android Kit Kat 4.0
4. Buka aplikasi dan isi form registrasi didalamnya, masukkan nama, no telp, dan nomor identitas (No Pelajar dan No Mahasiswa)
5. Setelah selesai proses registrasi, daftar terlebih dahulu dengan click pilihan paling atas; “Medina Vs 650 Pecatur”
6. Pendaftaran dikenakan biaya Rp 12.000
7. Setelah terdaftar tunggu pertandingannya
8. Pertandingan Catur Online terbesar ini akan dimulai pada tanggal 28 Maret 2015 pukul 09.00 WIB
9. Pastikan saat itu kamu masuk kembali ke aplikasi “JagoCatur” dan meng-click lagi pilihan paling atas; “Medina Vs 650 Pecatur”
10. Selamat mengalahkan Women Grand Master Medina
Ketentuan Kompetisi:
1. Peserta merupakan pelanggan Pra bayar dan Paska bayar Indosat
2. Peserta bukan merupakan Master/ Grand Master Catur
3. Peserta harus bermain untuk dirinya sendiri dan tidak dapat diwakilkan
a. Peserta harus jalan maksimal 10 detik setelah langkah WGM Medina, jika lebih dari 10 detik akan dianggap kalah oleh system
b. Lama keseluruhan pertandingan diperkirakan akan memakan waktu lebih 10 jam, peserta harus selalu siap dalam kurun waktu tersebut
4. Pertandingan dilakukan dalam dua tahap:
a. Pertandingan Online
Dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2015 pukul 09.00 WIB, bertempat dimanapun peserta berada. (pastikan kamu berada di dalam jangkauan wifi / jaringan kuat Indosat)
b. Pertandingan Grand Final (offline)
Dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2015 pukul 15.00 WIB, bertempat di Kantor Pusat Indosat, Jl. Medan Merdeka Barat no.21 Jakarta
5. Bagi para peserta yang terpilih sebagai finalis, akomodasi dan transportasi untuk pertandingan Grand Final (offline) akan ditanggung oleh panitia
6. Umur Finalis maksimum 22 tahun
7. Apabila ada peserta/finalis yang tidak sesuai dengan ketentuan kompetisi ini maka akan dinyatakan gugur
Hadiah Kompetisi Snap a Picture for Another Adventure:
1 Grand Prize
1 Unit Mobil Toyota Agya
(Bagi finalis yg berhasil mengalahkan WGM Medina di sesi Grand Final)
• Juara 1 Rp. 25 Juta,-
• Juara 2 Rp. 20 Juta,-
• Juara 3 Rp. 10 Juta,-
• Juara 4-10 @Rp. 5juta

Saturday, December 6, 2014

Aulia Medina Wins 2014 World School Chess Championship

Penggemar catur Indonesia sedang berbangga dengan prestasi-prestasi pecatur Indonesia di turnamen World School Chess Championship 2014, yang berlangsung di  Juiz de Fora, Brazil. Berlangsung dari tanggal 26 November 2014 hingga 4 December 2014, turnamen level junior ini diikuti pecatur belia dari berbagai belahan dunia. Indonesia mengirim 12 pecatur muda, semua adalah generasi-generasi paling mutakhir dari tanah air, kecuali WGM Aulia Medina yang ibarat menjadi 'senior', sebagai pemacu semangat. Pecatur Indonesia yang turun main di 2014 World School Chess Championship dan prestasinya:


Seed
Title
Nama
Rating
Ranking
Category
3
Yoseph Theolifus Taher
2260
2
U17_OPEN
1
WGM
Aulia Medina Warda
2391
1
U17_GIRLS
2
Priasmoro Novendra
2283
1
U15_OPEN
29
Habibi Azmi Nur
0
9
U15_OPEN
6
Faruq Afifa Ayyun
1629
1
U15_GIRLS
4
Michael Owen
1995
2
U13_OPEN
75
Suseno Bimo Aji
0
10
U13_OPEN
21
Diantika Metalia Widya
0
3
U13_GIRLS
43
Yuliana Evi
0
2
U13_GIRLS
7
Tarigan Gilbert Elroy
1797
5
U11_OPEN
17
CM
Budiarto Dhatuyo
1579
4
U11_OPEN
44
Walukow Theodora Paulina
0
1
U11_GIRLS


Di saat dunia catur sedang heboh dengan 7-wins-in-a-row alias 7 kali menang berturut-turutnya Fabiano Caruana, lalu enam kali menangnya Anish Giri dan Vladimir Kramnik,  Aulia Medina Warda "biasa saja" meraih juara 1 di kategori Girls U17 dengan nilai sempurna 9/9 dari sembilan babak. Tentu sebagai WGM satu-satunya di lapangan, Aulia mau bermain habis-habisan  karena semua lawan-lawannya yang berating di bawah 1800 akan dengan gembira memetik nilai rating kalau sampai remis sekalipun. Aulia di mewakili sekolah "SHS Bekasi". Sementara itu, peraih juara pertama lainnya adalah Priasmoro Novendra di U15 Open yang bermain di bawah 'bendera' SMP YPIA Pangerangan. Perjalanan pecatur Priasmoro Novendra lebih sedikit berbatu karena musti berhadapan dengan lawan-lawan yang cukup seimbang. Di ronde 7, Priasmoro berhasil mengalahkan pecatur terkuat di kategorinya, Kevin Quispe Cori yang berating cukup tinggi 2412. Kevin Cori sendiri meraih juara ke dua. (lihat partai catur di bawah)

Kemudian ada pula Ayyun Faruq Afifa yang meraih prestasi juara 1 di U15 Girls. Hasil yang memuaskan karena Ayyun (SMP 4 Jakarta) bertanding dengan saingan-saingannya yang setara. Di kategori U11, pecatur cilik Paulina Walukow Theodora tampil sebagai juara pertama juga. Paulina nampak 'menghabisi' saingan-saingan ciliknya dengan point akhir 8/9. Paulina bertanding dengan embel-embel sekolahnya, SD St. Fransiskus 3 Jakarta Timur.

Tiga pecatur lainnya berhasil meraih juara II, Yoseph Theolifus Taher (sekolah Citra Berkat School), Evi Yuliani (SMP 32 Kota Semarang), dan Michael Owen (SMP Indo Tionghoa).

Congratulations to all players!


Aulia Medina clinched 2014 World School Chess Championship with perfect score of 9/9.

Partai Catur: Kevin Quispe Cori vs Priasmoro Novendra, 0-1, 2014 World School Chess Brazil
B36 - Accelerated Dragon Maroczy Bind - Round 7 U15 Open



Final result of 2014 World School Chess Result in Brazil, in the city of Juiz de Fora as follows:

2014 World School Chess Champions U17 Open:
1. IM Joshua D. Ruiz (2377, Colombia)
2. Yoseph Theolifus Taher (2260, Indonesia)
3. IM Cristhian Barros Rivadeneira (2342, Ecuador)

 2014 World School Chess Champions U17 Girls:
1. WGM Aulia Medina Warda (2391, Indonesia)
2. Castro Acuna Joansie (1678, Peru)
3. Schuchman Rebeca Lot (1676, Brazil)

 2014 World School Chess Champions U15 Open:
1. Priasmoro Novendra (2283, Indonesia)
2. Kevin Cori Quispe (2412, Peru)
3. Escalante Ramirez Brian Sebas (1991, Peru)

 2014 World School Chess Champions U15 Girls:
1. Faruq Afifa Ayyun (1629, Indonesia)
2. Caroline Costa Ane (1707, Brazil)
3. Nahomi Blanco (0, Peru)

 2014 World School Chess Champions  U13 Open:
1. George Ileana (2073, Roumania)
2. Michael Owen (1995, Indonesia)
3. FM Quirhuayo Gonzalo (2171, Peru)

 2014 World School Chess Champions U13 Girls:  
1. Hilario Aleyla (1738, Peru)
2. Evi Yuliani (0, Indonesia)
3. Diantika Metalia Widya (0, Indonesia)

 2014 World School Chess Champions  U11 Open:
1. Thilakaranthne G.M.H. (1795, Srilanka)
2. Gabriel Landa Medrano (1740, Peru)
3. Avila Pavas Santiago (1740, Colombia)

  2014 World School Chess Champions U11 Girls:
1. Paulina Walukow Theodora (0, Indonesia)
2. WCM Bommini Mounika Akshaya (1571, India)
3. Prado Matos Briguithe (1470, Peru)

  2014 World School Chess Champions  U9 Open:
1. Sindarov Javokhir (2054, Uzbekistan)
2. CM Isik Can (1819, Turkey)
3. Flores Quillas Diego Saul Rod (1684, Peru)

  2014 World School Chess Champions U9 Girls:
1. Bagul  Ezizova (1443, Turkmistan)
2. Isil Can (1714, Turkey)
3. Kamalidenova Meruert (1405, Kazakhstan)

  2014 World School Chess Champions U7 Open:
1. Dev Shah (1448, India)
2. CM Ochirbat Lkhagvajamts (0, Mongolia)
3. Sindarov Islombek (1471, Uzbekistan)

  2014 World School Chess Champions  U7 Girls:
1. Fiorella Contreras (1249, Peru)
2. WCM Enkhsaran Batsaikhan (0, Mongolia)
3. WCM Pallie Ehsha Mishela (0, Srilanka)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...